My Photo
Powered by Friendster Blogs

February 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29  

« dear my dream come true.. | Main | MRI minutes »

Dialah dia

Dunia, seluas apapun kamu

Takkan pernah bisa tahu

Perih hati setiap melangkah pergi

Menjauh dari dia, setengah diri

Dunia, aku lebih bisa membayangkan

Setiap sudut yang jadi akhiranmu

Tapi bila nanti aku harus kehilangan?

Setiap sisinya yang lengkapiku?

Rasanya aku takkan mampu.

Dia menyentuhku seperti yang kumau

Dia memelukku seperti yang kurindu

Dia hadiri hidupku tanpa kuminta

Dia lengkapiku dengan sempurna

Dialah dia, dia yang takkan terdua.

Meski sepertinya...

Tapi sesungguhnya...

Dialah dia, dia yang takkan terdua.

Comments

dan seandainYa pun haRus TeRduakan

meRadangLah sesak di dada

meLeTupkan sejuTa peLampiasan


meRusak kesempuRnaan senTuhan Yang T'Lah dia beRikan

menancapkan beLing di aTas baTok keLapa dahaga

menoRehkan ReLief keRinduan

keRiduan Yang amaT sangaT akan kuRasakan,
seandainYa aku benaR-benaR 'kan kehiLangan

oh Tuhan,
jika Resah ini hanYa kiasan

biaRkanLah aku TeRingaTkan,
bahwa deTik iTu 'kan TeRkenang..

walau saat ini
dia bukanlah
dia yang takkan terdua
tak mengerti kumasih bersamanya

dia bukanlah
dia yang takkan terdua
tp ku masih berlari menghampirinya

dia bukanlah
dia yang takkan terdua
kurasakan mengerti diriku dgn caranya

ada apa ini...


dia memang bukan
dia yang takkan terdua
dia tdk sama
dia begitu mencintaiku

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .