My Photo
Powered by Friendster Blogs

February 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29  

« | Main | tidak akan »

saatnya mengaku

Akhirnya...
Aku berhenti tertawa
Berhenti menghujat dia
Tak lagi palingkan muka

Akhirnya...
Setelah kami hampir gila
Dia bicara juga
Dan aku mulai percaya

saatnya mengaku
bahwa sejak bertemu
setengah menjadi satu
a-ku menjadi aku

Aku...

Bisa hidup tanpa kamu.

Bisa..Mampu!!


....hanya saja aku tak mau.

Comments

~Mau tapi tak mampu~

Tak ingin ku pejamkan mata ini,
dan berlari susuri labirin hati
Dingin, pekat, sunyi, selalu itu yang menanti,
selain bayangmu

Ingin ku tunjukan arah agar bisa kau tinggalkan labirin hatiku
Agar kau terbebas dari dinginnya, pekatnya, sunyinya penjaramu yang kusebut labirinku

Mungkinkah ku mampu membimbing bayangmu,
tinggalkan ruang-ruang sunyi nan lembab yang sengaja kuciptakan untukmu?

"Mungkin ku mau, hanya saja ku tak mampu"

***

Sorry ty, mungkin gw mau tp ga mampu......Blom mampu.

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .