My Photo
Powered by Friendster Blogs

February 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29  

« saatnya mengaku | Main | pasti »

tidak akan

aku tidak akan.

mencintaimu dan tak memperjuangkanmu.

mencintaimu lalu berpasrah kehilanganmu.

mencintaimu dan tak tinggal selamanya denganmu

Aku tidak akan.

Mencintaimu dan menyerah pada apa yang 'harus'

Mencintaimu dan percaya pada semua yang 'bagus'

Mencintaimu dan mengalah, membiarkan semua terputus

ya. ini untukmu.

Aku tidak bisa melepaskanmu.

Karena aku -cinta-kamu

Dan kalaupun saat itu datang nanti.

Hari itu pasti setengah diriku: mati.

Comments

***

Selalu bertanya:
"Kenapa aku merindukan bayangku sendiri?"
Selalu terjawab:
"Karena dulu di samping bayangku selalu kutemukan bayangmu"

Menyatu

Setengah dari diriku, yaitu: 'AKU'
Merindukan setengah dari diriku, yaitu: 'KAMU'

Mungkin memang benar setengah dari diriku: mati,
dalam indahnya hari pertemuan kelak
Mati karena indahnya penyatuan hati,
yang sengaja mati tuk berikan tempat bagi kekasih,
agar tak perlu lagi ada dua hati
Agar 'AKU' tidak sepenuhnya 'AKU'
Karena setengah dari diriku terisi kembali oleh hadirmu
Karena menyatu berarti satu

Kelak...

***

Ty, setuju nggak klo seharusnya "diriku" tidak pernah menjadi 'AKU' karena dengan hadirnya "dirimu"--'AKU' berarti: "diriku+dirimu"?
"Diri-kita" tidak pernah menjadi satu jika tanpa "dia".
Jd, gw setuju dengan kata2 loe tentang: 'berjuang' itu dan ga setuju dengan 'pasrah'.

Aduh, naha jadi panjang kieu nya?! sakalian wae ngobrol..dasar Vollyanto.

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .